Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Januari 2010

Narsisme

Pengertian kata “Narsisme” yang aku ungkapkan ini aku temukan setelah jutaan kali mendengar kata Narsis sebanyak jutaan kali dari mulut-mulut temanku. Sejak awal mendengar kata narsis sampai sedetik sebelum membaca sebuah artikel yang diketemukan oleh dukun sakti “Mbah Google”, aku gak tau sedikitpun tentang arti kata aneh itu. Kemudian tak beberapa lama setelah tapa brata di depan mbah Google akhirnya beliau menemukan sebuah artikel tentang Narsisme. Dalam artikel tersebut, kata narsis atau narsisme telah digunakan oleh bangsa romawi sejak ribuan tahun yang lalu. Narsisme dari kata Narcissus yang kemudian berkembang menjadi paham Narcisism terus lambat laun terserap dalam bahasa Indonesia Menjadi Narsisme sehingga pelakunya disebut dengan Narsis.

Dari hasil tapa brataku di depan mbah Google, beliau memberi wejangan agar aku membuka artikel yang telah beliau temukan. Di dalam artikel itu disebutkan bahwa sebenarnya Narsis adalah kelainan mental secara diagnostic dan manual statistic yang secara umun bisa dikenal sebagai rasa cinta terhadap diri sendiri secara berlebihan. Secara garis besar aku belum bisa mengerti apa maksud kalimat tersebut., tetapi aku yakin kamu pasti paham akan maksud dari kata-kata di atas. Sebenarnya sifat Narsis itu sudah ada sejak manusia lahir, hal ini berguna untuk untuk menyeimbangkan dirinya dengan orang lain agar tidak minder.

Selain mencimtai dirinya sendiri, yang disebut narsis yang lain adalah merasa dirinya paling tampan, paling pintar, pokoknya merasa dirinya paling perfect dan spesial. Akibat buruk dari Narsis adalah sombong dan arogan. Loh kok Bisa? Ya pastilah bisa, soalnya dari dari merasa dirinya spesial, dia beranggapan orang lain tidak se spesial dirinya dan merasa orang lain lebih “tidak berguna” dari dirinya sehingga rasa sombongpun secara perlahan akan muncul dengan sendirinya.

Sebenarnya dari mana sich asal muasal kata “Narsis”? Menurut artikel yang aku baca tadi, ada dua versi sejarah Narsis. namun dari kedua versi tersebut, terdapat dua kesamaan inti ceritanya yaitu sama-sama mencintai dirinya sendiri sehingga dia tidak mau jatuh cinta dengan orang lain dan mati.

Versi pertama. Narcissus adalah anak dewa sungai, Cephisus ( dewa kok bisa punya anak ya? Terus siapa penghulu dan walinya ketika menikah?). Narcissus adalah seorang pemuda yang sangat tampan. Pada saat usia 16 tahun semua gadis jatuh cinta kepadanya, namun si goblok Narcissus menolak dengan sombongnya ( bagaimana tidak goblok, semua gadis dia tolak. Kalau akau jadi dia sudah pasti semua gadis akan aku nikahi). Suatu hari, seorang gadis bernama Echo (kalau dalam bahasa jawa artinya enak) yang cantik nan manis datang untuk menembaknya dengan panah asmara. Hal yang goblok untuk kedua kalinya dilakukan oleh Narcissus, yaitu menolak cintanya dan meninggalkan si malang Echo begitu saja di hutan. Karena broken heart atau istilah yang lebih keren “patah hati”, Echo menghabiskan sisa hidupnya di lembah, merindukan Narcissus dan berdoa hingga suaranya menggema kemana-mana dan dari sinilah muncul istilah gema yang disebut dengan “Echo”. Namesis, the goddess of Rhamnous (siapa lagi ini orang, g da dalam kamus kumpulan orang Waras), mendengar doanya dan mengirimkan hukuman untuk Narcissus. Akibat mantra yang dikirimkan oelh Namesis, pada saat Si Narcissus mengambil air di tepi danau di hutan, dia melihat pantulan wajahnya yang dipikirnya tampan di air, dia langsung merasa jatuh cinta pada bayangan tersebut. Akibat dari sebab akibat yang ia lakukan, si Narcissus mati merana karena cintanya merasa tak terbalas dan putus asa dan akhirnya mati bunuh diri. Sungguh tragis dan tak patut ditiru.

Versi kedua yang aku temukan berkisah tentang seorang raja di Romawi yang bernama Narsis. Sang raja ini mempunyai kebiasaan aneh, yaitu sering berlama-lama di depan cermin untuk melihat ketampanannya.
SEBELUM MEMBACA TULISAN INI LEBIH LANJUT, AKU MINTA BAGI SIAPA SAJA YANG SUKA NGACA UNTUK MENGHENTIKAN MEMBACA ARTIKEL INI SEBELUM KAMU PINGSAN DI TEMPAT!!!!!!
Balik ke masalah sang raja. Karena sering melihat wajahnya di depan cermin, tanpa disadarinya dia jatuh cinta pada bayangannya sendiri (wah ini memang benar-benar orang aneh). Dan yang paling konyol, dia beranggapan tak ada seorangpun yang dapat melebihi ketampanannya. Menurut artikel yang aku baca, dari sinilah timbulnya paham narsis. Bahkan dia memuja-muja dirinya sendiri dan tak ada waktu untuk melirik kepada orang lain. Seluruh hidupnya dihabiskan untuk memuja-muja dirinya, bahwa dia paling hebat, paling kuat, paling tampan dan paling bla bla bla yang lainnya. Akhir dari cerita sang raja geblek itu tercapai setelah dia jalan-jalan dipinggir kolam dan melihat bayangannya yang menurutnya paling tampan itu, kemudian dia berusaha meraihnya dengan terjun ke kolam dan mati deh si raja dungu karena gak bisa berenang.


Kesimpulan dari kedua cerita tentang narsis yang sama-sekali gak pernah aku percaya ini tetapi masih dapat memberikan pesan moral kepadaku. Bahwa janganlah menganggap diri kita merasa paling hebat, paling tampan, paling segalanya lah pokoknya karena dengan membangun mind set kita seperti itu, secara tidak sadar kita telah membangun sebuah kelainana mental yang menganggap dirinya paling perfect dan mengnggap orang lain tak berguna dan tak ada apa-apanya bagi dirinya.

Pesan moral yang dapat diambil :
1. Kalau ada lawan jenis yang jatuh cinta terima aja, kalau tidak diterima pasti seorang hombrenk(homo) atau mungkin sudah menikah dengan dirinya sendiri
2. Jangan pernah ngaca, kalau perlu pecahin semua kaca yang ada
3. Sering foto-foto boleh, asal setelah difoto sesegera mungkin fotonya dihapus buang saja kameranya
4. Jangan terjun ke kolam yang ada tulisannya : selain ikan dilarang masuk
5. Jangan sombong
6. Jangan terlalu pintar, biar gak menganggap orang lain bodoh.
7. Kalau belum paham tanyakan pada mbah Google
8. Tambahkan sendiri……………………..




Sippp




Kang_Nie

Minggu, 10 Januari 2010

Sejuta Cerita dari Sang Ular Besi



Naik keret Api

Crut… Crut… Crut…

Siapa hendak Turut?

Ke Bandung… Surabaya…

Bolehkah Naik dengan Percuma?

Ayo Kawanku Lekas Naik

Keretaku tak Berhenti Lama

Itulah sebuah lagu yang sering aku nyanyikan pada saat masih kecil. Lagu tentang sebuah jenis transportasi darat yang menyusuri rel, kereta api namanya. Udah pada tw kreta Api kan??. Di Negeri 1001 masalah, atau lebih dikenal dengan negeri Indonesia, setidaknya ada tiga kelas dalam system transportasi ini, mulai dari kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi. Kemajuan perkereta apian di Indonesia mungkin hampit sama dengan yang dimiliki oleh negeri Naruto, “Japan”. Bila ditinjau dari kecepatan, di Japan, yang namanya Shinkansen bisa menempuh kecepatan lebih dari 300 km/jam, sedangkan di Indonesia dapat mencapai kecepatan lebih dari 1000 m/menit (nilainya lebih besar bukan?). ditinjau dari segi kedisiplinan, di Jepang yang namanya Shinkansen hanya sekali saja telat dan itupun Cuma satu lali pada saat percobaan dalam waktu keterlambatan sekitar 1 menit sedangkan di Indonesia tak kalah dari jepang, keretanya Cuma terlambat 1,5 jam ( khususon bagi kereta ekonomi )

Dari ketiga kelas tersebut, hanya kereta ekonomilah yang beruntung karena pernah aku naiki ( emang ada ya kereta eksekutip atau bisnis yg melintas dari Blitar ke Surabaya atau sebaliknya). Kelas ini memang berbeda dari yang lain, dan bahkan akan berbeda juga bila dibandingkan dengan kereta yang kelasnya sama di Negara lain (kalau di Negara lain ada kereta kelas Ekonomi). Yiak, di dalam transportasi pada kelas merakyat ini, apa pun yang kita inginkan ada, dari live musik sampai restoran berjalan. Dan tidak ketinggalan pila, di dalam transportasi ini kita juga dapat beramal, berbagi ilmu dan mendapat ilmu

Naik kereta ekonomi memang membosankan bila kita sendirian, tidak ada kawan dan tidak ada teman untuk ngobrol. Namun apabila kita gak punya malu dan bermuka aneh apalagi bersikap aneh seperti pengalamanku kemaren, wah pasti deh semua penumpang akan takjub dan siap melemparmu ke luar dari kereta. Ya gak kayak geto kaleee, maksudnya kalau kita pandai bergaul dengan orang di sekitar kamu (terutama penumpang dengan muka aneh dan suka ngupil) pasti deh di dalam kereta gak akan terasa membosankan karena selain mendapatkan banyak teman, juga dapat saling tukar menukar ilmu (kayak barter ya?). gak percaya?. Perlu bukti?. Kalau itu sich coba ja sendiri!!! Kalau aku ceritakan disini, pasti kamu gak akan lagi mau mencoba naek kereta.

Tidak bisa dipungkiri juga, kalau naek kereta dari Surabaya ke Blitar itu memakan waktu antara 5-6 jam kalau gak molor, kalau molor?? Ya pikir ja sendiri!!! Kamu kan bisa baca jadi pasti juga bisa memprediksi. Dalam rentang waktu tersebut pasti perut kita gak dapat diajak kompromi, solusinya gampang. Kamu suruh pak masinis berhenti sejenak di warung pinggir rel. kalau si masinis gak mau ya,,, kamu mendapat kehormatan tuk bisa menikmati makanan / nasi yang telah disediakan oleh restoran berjalan cap asongan di kereta. Simpel kan?

Masih belum merasa nyaman dengan sumpegnya kereta ekonomi?? Tenang ja, masih buuuaaaaaaaaaaaanyak pengamen-pengamen yang siap menghiburmu dengan live musiknya. Dengan sekeping logam, mereka sudah mau menyanyikan sebuah lagu untukmu. Kalaupun kamu gak punya modal tuk memberi receh pada mereka, bantu ja dengan doa semoga mereka mau menyanyi terus sampai stasiun tempat kamu turun.

Kalau kamu sudah berniat naik kereta pasti ada niat yang lebih dulu muncul sebelum niat naik kareta, yaitu niat tujuan kamu mau kemana. Betul kan??? Gak mungkin pula kalau kamu rela naik kereta yang super-duper-seger sumpeg Cuma untuk mencopet (aku percaya kok kalau pembaca sekalian ini bukan pencopet, tapi pangkatmu minimal penadah lah). Balik kemasalah niat, kamu pastinya punya niat tuk pergi ke suatu tempat antah itu saudara, teman atau bahkan kembali pulang ke ortu sehingga mau gak mau kamu harus membawa oleh-oleh tuk mereka. Kalaupun kamu lipa belom beli, gak usah kuatir, di kereta ka nada swalayan yang namanya “AsongMart” ya masih saudara lah dengan IndoMaret dan AlfaMart. Di AsongMart tersedia apapun oleh-oleh yang anda inginkan, mulai dari buah-buahan, camilan, alat pemijat, de el el sampai mainan anak-anak juga ada.

Kesimpulan dari tulisan-tulisan gak jelas di atas adalah ketidak jelasan apa sebenarnya kereta api itu (terlebih kereta ekonomi, terbingungkan antara pasar dan alat transportasi).

O Iya, aku punya tips-tips nih buat Trainers (maksudnya bukan orang yang mentraining, tapi maksudnya adalah para pecinta naik kereta) untuk melanjutkan hobinya naik kereta.

1.Pastikan bawa receh sebanyak mungkin, terutama pecahan seratus perak karena di kereta banyak pengamen dan pengemis

2. Jangan pake sabuk pengaman karena di kereta gak da sabuk pengaman. Kalau ini tetap ingin kamu lakukan, lakukan saja di pesawat jangan di kereta

3. Hindari duduk dekat toilet karena orang Indonesia suka tidak menyiram pipisnya

4.Hindari pula berdiri di antara sambungan kereta, karena telah terbukti kalau sambungan kereta adalah untuk menyambungkan antar gerbong

5.Don’t try at Home ( jangan mencoba naik kereta di rumah )

6.Jangan mencoba untuk memahami setiap kata dari tulisan ini karena survey membuktikan bahwa semua orang yang pernah membaca tulisan ini pasti akan menyesal.

Sekian

Kang_Nie

Sabtu, 02 Januari 2010

Kemalasan itu Ternyata Jauh dari Kebodohan!

Beeet…
Abis baca kalimat itu, mungkin anda anda sekalian perlu mendapat penjelasan untuk menerimanya, berikut cerita dari kami
Semenjak kita masih ngendot mpe mungkin ntar kita ngendotin, mindset yang bakal di pegang teguh sama penghuni bumi dan sekitarnya itu pasti klo malas pangkal bodoh atau miskin. Nah, bukannyaa itu rasis ?? menginjak injak martabat orang malas plus orang miskin sekaligus orang bodoh juga..

Let’s open our mind (beuhh..)

Penemuan penemuan yang om Thomas Alva Edison, om Albert, dan om om jenius lainnya kasih ke kita mungkin berbiji dari kemalasan…ayey !
Kita ambil contoh dari yang nemuin sesuatu yang paling kerasa manfaatnya buat banyak orang..

Om Thomas

Waktu dulu om Thomas mungkin dah males nyalain lampu cempor buat ngelakuin ini itu, beliau sangat tahu dan pasti tidak menikmati ketidaknyamanan itu. Saat itu juga beliau berinisiatif cari tahu ada ga suatu benda yang bisa digunain buat bikin cahaya waktu gelap tanpa repot nyalain lampu cempor, dan ahirnyaa.. lewat percobannya yang sejumlah uang jajan anak kos di sekitar gebang dan keputih* sehari itu, jadilah sekarang malam malam kita begitu terang dan indah.
Saya sekedar mengambil contoh dari penilaian subjektif saya dari pertanyaan asal usul om Thomas pengen nyiptain lampu, jadi klo ada yang ga setuju terserah..saya cuma mau berbagi :-)
Anda anda pasti pernah merasa sangat jenuh untuk belajar, bahkan buang hajat pun bisa di rasa sangat jenuh klo bukan berawal dari kemalasan(maksudnya di jadwal, harus jam sgini sgitu)…sekarang semua bisa teratasi sama mindset kalian yang baru.

1. Malas itu dekat dengan keberuntungan yang buat hidup berwarna
2. Malas bukan berarti tanpa inisiatif dan ide, malas itu hanya ‘jarang’ malakukan sesuatu yang berguna
3. Malas ga pangkal miskin n bodoh, soalnya kalian sekarang punya bagan baru :


Malas -> Dapet Inisiatif -> Rajin Dikit + Beruntung -> Bikin Sesuatu -> Tajir







Saya dari awal ga nyuruh anda anda buat jadi malas, tapi cuma pengen ngelurusin klo malas itu ga lemah malah bisa bikin kita lebih kuat karena punya dasar buat jadi rajin dikit, okehokeh !

Terakhir saya punya kalimat yang muncul dari berbagai pengalaman hidup saya,
“Be negative kawaan..sebelum kreativitasmu menghilang “


----------------------------------------------------
*Gebang dan Keputih adalah tempat hidup kami, terletak di kota Surabaya


_mu’ad_

Rabu, 30 Desember 2009

UAS dalam Hati

Hmm,

Apa itu UAS??

Ujian Akhir Semester (UAS) bagaikan mesin pembunuh yang siap menerkam siapa saja yang mengikutinya, terutama yang tidak mempunyai kesiapan apapun (mungkin contohnya adalah gue). Banyak Mahasiswa (jika tidak semuanya) yang ‘stress’ gara-gara monster ini, Dia membantai habis tanpa ampun. Nilai IP siap dipertaruhkan saat melawannya. Siapa saja yang berhasil dia mendapat IP bagus, dan yang tidak?? Hanya bisa termenung, diam meratapi nasib, berkata dalam hati : “Seandainya gw belajar,, ini gara-gara dia nih yang ngajak gue maen ‘game’ sama ‘ngopi’ waktu mau UAS, bla,bla, bla......), dan lain-lain yang tidak bisa disebutkan karena merupakan ‘AIB’.

GUE dan UAS :

Gila Bro, UAS didepan mata tapi apa yang gue lakukan?? Belajar ngga, yang ada cuma maen sma ‘ngorok’ doank, bahkan sampe menjelang hari terakhir UAS. Belajar sangat-sangat-sangat- ... (sampe limit tak hingga mungkin) sedikit sekali. Apa yang bisa diharapkan??? Cuma berdoa?? Yappp, benar sekali. Yang kami harapkan hanyalah keajaiban-keajaiban yang benar-benar tak mungkin. Begitulah nasib pemimpi yang tak pernah bangun dari tidurnya.

Dalam hati ada rencana ingin belajar, tapi keadaan sepertinya tidak memungkinkan. Banyak sekali niat ingin bertanya pada teman, tetapi yang ahli dalam bidangnya justru sedang sibuk belajar dan sepertinya tidak ada waktu untuk meladeni orang-orang kaya gue ini. Yang lainnya?? Ya mirip-mirip guelah, kelabakan sana-sini.. Nyari di Internet?? Gue bingung mau nyari apa, akhirnya malah ‘EfBe’an (jangan dibalik yah), bikin blog, sama nyari hal-hal yang ga jelas(jangan ‘ngeres’). .

Oke kawan, saran gue banyak-banyaklah belajar sebelum UAS, makan tiga kali sehari, minum suplemen secukupnya (sesuai selera) , maen cukup sebentar aja. Kalau kurang ya bisa lo tambah garem dikit, cabe secukupnya (jangan kebanyakan karena bisa menyebabkan hal-hal yang tidak tidak inginkan), pake kecap juga kayanya enak. Haduwh,, apa sih?? Ngaco dah.
Sori yah Brad en sis, udah aga stress. Daripada tambah stress mending gue tutup aja dah,,

Tengkyu All..

Wassalam..

Williette

Kamis, 24 Desember 2009

Tidur yang Berbahaya

Inilah perjuangan kami untuk menggapai mimpi-mimpi itu,ya benar TIDUR.Tidur merupakan hal yang sangat wajar dalam kehidupan manusia. Manusia butuh tidur untuk mengistirahatkan tubuh yang telah lelah beraktivitas. Namun, dibalik itu tidur juga ternyata bisa disalahgunakan, seperti Hobi anak-anak TF yang sering tidur dimana saja.







Selain itu, anda juga harus berhati-hati saat tidur. jika tidak maka bersiap-siaplah tampang-tampang buruk anda akan berkeliaran dimana-mana..






Namun yang lebih parah,




Saya sarankan anda berhati-hati ketika tidur, pastikan resleting anda telah tertutup rapat ketika tidur bersama orang lain. Dan pahami dengan siapa anda tidur, juga jangan tidur sembarangan atau anda akan mengalami hal-hal seperti di atas.


williette

Laskar Pemimpi

Apa itu??
Hmm, sudah pasti melihat judul ini ada akan bertanya seperti itu.
Daripada kami membuat anda penasaran dan anda meneror kami secara tidak jelas, maka biar kami menjelaskan arti deretan kata tersebut.
Kami tidak mau dianggap menjiplak Judul film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, dan kami juga tidak mau dianggap mengasimilasi kedua judul tersebut. namun kami adalah sekelompok mahasiswa yang mempunyai mimpi-mimpi dan mimpi-mimpi itu akan kami perjuangkan agar dapat tercapai.

perjuangan yang kami lakukan bukanlah perjuang seperti para pejuang-pejuang kemerdekaan walaupun kami kini berjuangnya di kampus perjuangan. perjuangan kami adalah dengan belajar(walaupu hanya sebagian dari kami) menabung dan yang paling sering dilakukan adalah TIDUR.

Pasti anda merasakan kebingungan dengan kata "mimpi" yang kami pasang pada konteks ini, tapi itu tergantung anda sendiri yang menilai mimpi seperti apa yang kami perjuangkan. yang pasti mimpi tetaplah mimpi yang harus dikejar dan dijadikan kenyataa.thanks


williette & kang_nie

Prajurit

Blogroll